Nachrowi Jakarta Harus Jadi Barometer Koperasi
Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) Wilayah Provinsi DKI Jakarta menggelar Rapat Kerja Wilayah 2010. Dipimpin langsung Ketua DEKOPIN Wilayah Provinsi DKI, Mayjen TNI (Purn) H. Nachrowi Ramli SE., rapat kerja itu akan menitikberatkan pada pembinaan sejumlah Koperasi yang kini dalam kondisi tiarap alias tidak aktif.
Dalam pembukaan rapat kerja, Deputi I Bidang Kelembagaan Koperasi dan UKM, Kementerian Koperasi dan UKM RI, Untung Tri Basuki dengan membawa pesan dari menteri berpesan agar Koperasi di Jakarta harus bisa menjadi pelaku ekonomi yang mampu membangun perekonomian masyarakat.
Peran aktif koperasi, sambung dia, akan memposisikan koperasi mampu bersaing dengan pengusaha modal besar. "Jangan hanya tinggal diam. Bila seluruh koperasi bersatu, maka akan semakin eksis," ujar Untung, di Jalan Dar-ma wangsa Raya Nomor 18, Jakarta Selatan, kemarin.
Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) DEKOPINWIL Provinsi DKI Jakarta dilaksanakan atas dasar AD dan ART DEKOPIN, Bab XIII, pasal 9, butir (1), (2), (3) ; Putusan Rapat DEKOPIN No. 02/RA/DEKOPIN/I/2010, tanggal 20 Januari 2010, tentang Perubahan AD dan ART DEKOPIN ; Surat Keputusan DEKOPIN No. SKEP/88/DEKOPIN- E/VI/2010, tentang Pengukuhan Susunan Personalia Pimpinan DEKOPINWIL Provinsi DKI Jakarta. RAKERWIL juga membahas rencana strategis (Renstra) 2011-.2014 dan program kerja 2011. Hal ini dilakukan untuk membangkitkan sejumlah Koperasi yang masih tiarap. "DEKOPIN berusaha menggerakkan kembali koperasi-ko-perasi yang masih tidur," kata Ketua DEKOPINWIL Provinsi DKI Jakarta, H. Nachrowi Ramli. Nachrowi menegaskan. DEKOPINWIL Provinsi DKI Jakarta akan memposisikan diri berpihak pada kepentingan masyarakat melalui upaya memaksimalkan peranan Koperasi. "Kita akan galakan kembali Koperasi sehingga dapat semakin berkembang. Fungsi DEKOPIN ini terkait dengan edukasi, advokasi dan fasilitasi," ungkapnya.
Tokoh Betawi ini mengatakan, Jakarta harus menjadi barometer Gerakan Koperasi nasional karena itulah, slogan yang dipilih adalah Jakarta Raya sebagai singkatan dari Jadikan Karya Nyata, Ramai-ramai Benaya.
Jakarta ini memiliki 2.700 Koperasi. Anggota hampir mencapai satu juta. Ini akan sangat berpotensi dalam memperbaiki taraf hidup masyarakat," tambah Nachrowi.
Pages
JAKARTA HARUS JADI BAROMETER KOPERASI
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)







SIAP....kami mendukung